This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 02 April 2011

Hamas: Tunggu "Konsekuensi" dari Serangan Udara Anda, Israel!

 GAZA CITY - Kelompok perlawanan Palestina Hamas, Sabtu, memperingatkan Israel mengenai "konsekuensi" setelah serangan udara paling akhir Zionis terhadap Jalur Gaza menewaskan tiga anggota anggota sayap bersenjata kelompok pejuang Palestina itu. Ketiganya adalah anggota Brigade Ezzedine Al-Qassam, yang tewas Jumat malam (1/4) di dekat kota kecil Khan Yunis di Jalur Gaza, demikian antara lain isi pernyataan Hamas.

Hamas mengidentifikasi ketiganya sebagai Ismael Lubbad, Abdallah Lubbad dan Mohammed Eldayah.

Serangan tersebut adalah peningkatan serius ketegangan dan Israel "akan memikul semua konsekuensinya", demikian peringatan Brigade Al-Qassam.
Beberapa staf medis dan saksi mata sebelumnya mengatakan satu orang juga cedera dalam serangan udara itu. Mereka mengatakan sasarannya adalah satu mobil yang sedang melaju antara Khan Yunis dan kamp pengungsi Deir al-Balah.

Sementara itu, jurubicara militer Israel mengatakan serangan tersebut, yang direncanakan secara bersama dengan lembaga keamanan dalam negeri Israel --Shin Bet, adalah "serangan untuk mendahului" terhadap gerilyawan yang "berencana menculik orang Israel" selama hari keagamaan mendatang Yahudi, Paskah.

"Satu pesawat Angkatan Udara Israel menyerang satu jaringan HAMAS ... yang berencana melakukan penculikan di Semenanjung Sinai dan di Israel selama hari libur Paskah," katanya.

Pantai Sinai di negara tetangga Israel, Mesir, adalah tujuan terkenal bagiorang Israel selama libur satu pekan, yang dimulai pada 18 April dan bertepatan dengan hari Pengungsian Bangsa Israel dari Mesir. Kemarahan masyarakat Israel masih bergolak gara-gara penculikan oleh gerilyawan terhadap prajurit Israel, Gilad Shalit, dalam serangan lintas-perbatasan ke dalam wilayah Israel pada 2006.

Shalit belum ditemukan, dan diduga disekap di satu tempat di Jalur Gaza.
Pada Rabu (30/3), satu serangan udara Israel ke bagian selatan Jalur Gaza menewaskan seorang pejuang  dan melukai seorang lagi. Aksi balas-membalas serangan mulai terjadi pada 16 Maret, ketika satu roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza mendarat di tempat terbuka di Israel selatan, tanpa merenggut korban jiwa atau menimbulkan kerusakan.

Dalam waktu beberapa jam, Angkatan Udara Israel melancarkan serangan balasan, dan menewaskan dua pejuang dari Brigade Ezzedine Al-Qassam, dalam apa yang dipandang sebagai reaksi yang tak sesuai. Dua hari kemudian, beberapa anggota Hamas membalas, dan menembakkan sebanyak 50 bom mortir ke kota Beersheva di Israel selatan dalam pemboman paling sengit selama dua tahun.

Sumber: republika.co.id

PKS Cium Ancaman Peningkatan Kekecewaan Masyarakat

JAKARTA-Anggota sekretariat gabungan (Setgab) partai koalisi pendukung pemerintah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kali ini mengisyaratkan bahwa masalah multidimensi akan mengancam pemerintahan SBY-Boediono tahun ini.

Tidak hanya dalam ranah politik, hukum dan ekonomi tahun ini akan memperburuk kondisi masyarakat. Untuk itulah PKS mengimbau agar pemerintah segera mengantisipasi potensi kondisi tersebut, sehingga tidak terjadi peningkatan kemarahan masyarakat.

Kesimpulan tersebut didapatkan setelah PKS menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh elemen partai di kediaman Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin di Lembang, Jawa Barat, Kamis malam (31/3).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Majelis Pertimbangan Partai (MPP), dan Dewan Syariah Partai (DSP) PKS. Selain masalah koalisi, PKS juga membahas persoalan nasional di bidang ekonomi, hukum dan politik.

"Jika tekanan ekonomi masyarakat menguat, sedangkan kasus-kasus hukum besar tidak selesai, ditambah situasi politik terus ramai, PKS khawatir terjadi kapitalisasi dan eskalasi kekecewaan masyarakat. Ini yang membuat situasi di tahun 2011 memanas," ujar Wakil Sekjen PKS Mahfudz Shiddiq di Jakarta, Jumat (1/4).

Mahfudz mengatakan, dalam rapat tersebut, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq menyampaikan bahwa pengamatan PKS, sepanjang tahun 2011 ini tren masalah di berbagai bidang seperti ekonomi, hukum, dan politik, akan menguat dan diprediksi memicu reaksi meluas di masyarakat. "Sekitar bulan Juni dan Juli, kebutuhan ekonomi masyarakat meningkat untuk kebutuhan pendidikan, sedangkan daya beli cenderung menurun. Apalagi jika terjadi penaikan harga BBM dan tarif listrik," ujar Luthfi seperti yang disampaikan Mahfudz. (Mad/OL-2)  


Sumber: mediaindonesia.com

PKS Biarkan Yusuf Supendi Sampai Lelah Sendiri

Jakarta- Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah tegas tidak akan mempersoalkan apalagi meladeni sepak terjang pelaporan yang dilakukan pendiri partai dakwah itu, Yusuf Supendi.

"Biarlah, sampai dia (Yusuf Supendi) capek, sampai dia lelah. Sampai seberapa kuat dia akan melakukan itu, kita tidak akan meladeni," tegas Ketua DPP-PKS Nasir Djamil ketika dihubungi INILAH.COM.

Karenanya, lanjut Nasir, internal PKS tidak akan melakukan langkah-langkah apapun untuk menindaklanjuti Yusuf Supendi meski sejumlah elite politiknya sudah dilaporkan ke penegak hukum seperti KPK dan Mabes Polri.

Apapun yang disampaikan Yusuf dan dilakukannya, menurut Nasir, bukanlah suatu ancaman bagi keberadaan PKS. Sebaliknya, pihaknya saat ini sedang melakukan konsolidasi ke dalam untuk penguatan partai di masa depan.

"Sama sekali bukan ancaman, kader-kader yang di bawah saat ini justru lebih fokus pada pelaksanaan program-program yang sudah disepakati. Pak Yusuf Supendi juga sadar bahwa apa yang dia lakukan tidak ada ancaman bagi PKS, ibarat kayu-kayu yang digoyang, bukan tercabut tapi justru makin kuat karena semakin tertancap ke dalam tanah," pungkas Nasir. [nic]

 Sumber: inilah.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More