This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Golkar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Golkar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Februari 2010

PKS-Golkar Jajaki Koalisi

SERANG-Diam-diam DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai jajaki koalisi dengan Partai Golkar pada Pilkada 2010 mendatang. Kendati demikian, belum ada kepastian tentang koalisi ini karena DPD Golkar masih menunggu hasil Musda II Desember mendatang.
Saat jumpa pers dengan wartawan, di Kantor DPD PKS Kabupaten Serang di sela-sela penyembelihan hewan kurban, Minggu (29/11), fungsionaris DPD PKS Kabupaten

Serang Mansur dan Abdul Muhyi, mengatakan, penjajagan koalisi dengan sejumlah tokoh dan partai termasuk Partai Golkar sedang dilakukan. “Yang pasti kita akan mengusung kader sendiri, terkait posisi apakah A1 atau A2 itu tergantung kesepakatan koalisi nanti,” kata Mansur.
Menurut anggota DPRD Kabupaten Serang ini, sejauh ini belum ada kesepakatan dengan para calon yang muncul karena peta politik masih dinamis. “Kita sudah komunikasi non formal dengan pengurus Golkar tapi mereka masih menunggu hasil Musda,” kata Mansur.
Terkait wacana memasangkan Najib-Astri Ivo, Mansur menjelaskan, perolehan kursi PKS hanya lima padahal syaratnya minimal 8 kursi, fakta politik inilah yang menjadi pertimbangan partai. “Artinya, kita masih kekurangan tiga kursi dan mengharuskan membangun koalisi dengan partai lain,” katanya.
Abdul Muhyi anggota Tim Optimalisasi Musyarakah (TOM) secara resmi telah mengajukan satu nama yaitu Muhammad Najib Hamas, untuk dimajukan pada perhelatan Pilkada 2010. “TOM sudah usulkan Najib ke DPW, selanjutnya kita serahkan ke DPW,” kata Muhyi.
Sementara itu, sejumlah pengurus DPD Partai Golkar masih enggan memberikan komentar soal Pilkada 2010 dengan alasan menunggu Musda II. “Kalau untuk urusan Pilkada kita masih menunggu Musda, jadi tidak bisa memberikan pernyataan soal urusan koalisi maupun pengusungan,” kata Akhmad Zaeni, pengurus DPD Golkar Kabupaten Serang. (kar)

Sumber : radarbanten.com

Golkar-PKS Jajaki Koalisi

CILEGON – Eskalasi politik di Cilegon menjelang pelaksana pemilu kepala daerah (pilkada) terus berubah-ubah.
PKS yang sebelumnya merupakan pesaing kuat Golkar pada pilkada 2004 lalu, kini malah tengah menjajaki koalisi dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Rencana koalisi dua partai ini dalam pilkada nanti pun mulai dibahas. Bahkan, Ketua DPD Golkar Cilegon Tb Aat Syafa’at mengaku telah beberapa kali menggelar pertemuan

dengan fungsionaris PKS. “Kita sudah tiga kali pertemuan untuk membangun koalisi ini. Sepertinya 90 persen PKS mau bergabung dengan kita,” kata Aat kepada wartawan, Senin (23/11).
Saat ini, katanya, pihaknya hanya tinggal menunggu sikap politik PKS untuk rencana koalisi. “Mekanisme di PKS kan harus ada persetujuan DPW dan DPP, jadi kita tunggu saja,” ujarnya.
Selain PKS, koalisi ini rencananya juga akan diperkuat dengan masuknya PAN. “Kalau dengan PAN kita tinggal menunggu keputusan DPW, kemungkinan ini sangat besar,” ungkapnya.
Rencananya, koalisi besar yang digagas Golkar ini akan dideklarasikan akhir Desember mendatang. “Selain akan mendeklarasikan partai koalisi, pada waktu yang bersamaan kita juga akan mendeklarasikan pasangan calon,” ujarnya.
Seperti diketahui, Golkar sendiri melalui rapat kerjanya beberapa waktu lalu telah menetapkan Tb Iman Ariadi untuk maju dalam pilkada mendatang. Tersiar kabar, Iman akan dipasangkan dengan Sekda Cilegon Edi Ariadi.
Kepada wartawan, Aat mengisyaratkan besarnya peluang Edi mendampingi Iman dalam pencalonan nanti. “Untuk pasangan calon Wakil Walikota masih dibahas. Siapapun kandidat C2 (Wakil Walikota-red) itu harus mengerti birokrasi. Harus ada perpaduan, kalau calon walikotanya politisi, wakilnya kalau bisa orang yang mengerti birokrasi. Semua itu nanti akan ditetapkan dalam rapimdasus (rapat pimpinan daerah khusus-red) akhir Desember nanti,” jelasnya.
Ketua DPD PKS Cilegon Suminto Arianto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Golkar. Namun, untuk keputusan berkoalisi pihaknya masih terus mengkajinya. “Semua ada proses. Kita pun sedang melakukan kajian dan pendekatan ke semua parpol sesuai yang diinstruksikan DPP,” katanya.
Salah satu kajian tersebut, kata Suminto, dengan melihat elektabilitas (tingkat keterpilihan-red) calon yang akan diusung. Hasil kajian tersebut, katanya, akan direkomendasi ke DPW dan DPP untuk menentukan sikap. “Kalau Golkar menganggap kita siap berkoalisi, ya tidak apa-apa. Kan itu anggapan, tapi semua masih proses,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Cilegon Ali Mujahidin menanggapi dingin rencana koalisi PKS dengan Golkar. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Demokrat, PKS, PPP, PDI-P, dan PBB sempat mendeklarasikan adanya koalisi perubahan di Cilegon. Bahkan, sempat muncul ke publik rencana koalisi ini menyusun strategi guna merebut pos-pos penting di kelembagaan eksekutif dan legislatif di Cilegon. “Penjajakan sih sah-sah saja dilakukan partai menjelang pilkada ini. Kan masih ada proses politik internal partai yang harus dilalui,” ungkapnya.
Pihaknya masih optimis, PKS tetap bergabung dengan koalisi perubahan dengan sejumlah partai lainnya. “Kemungkinan bergabung dengan koalisi perubahan masih tetap ada, kita lihat saja nanti,” ujarnya. (del/cr-1)

Sumber : radarbanten.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More